Selamat datang di tfq architects

Assalamualaikum
saya Taufiq Rahman ,ST, salam kenal, dalam blog ini saya ingin berbagi pengalaman, bertukan fikiran dan wawasan seputar dunia desain arsitektur dan interior, saling memberikan info saran dan kritik.
Dan juga terdapat tips trik seputar desain rumah, interior, renovasi rancang bangun.
Kami menerima jasa desain rancang dan bangun rumah dan interior, merenovasi, memperbaiki kerusakan rumah anda.
wassalam

Taufiq Rahman, ST.
(architect)
Office : Jln. ARS. Muhammad no.2 klandasan ulu rt.29 balikpapan kota, kalimantan timur
tlp/wa : 0812 1880 45 12, pin BB : 7DC4D2DF, web : www.tfqarchitects.blogspot.com, email : tfqabufaris@gmail.com,
fanpage : tfq architects, fb group : belajar arsitektur dan interior

Kamis, 19 Februari 2015

Ujian Amanah 20 Sen - Diambil dari majalah Ar- risalah edisi 162

Ujian Amanah 20 Sen - Diambil dari majalah Ar-
risalah edisi 162
Seorang imam masjid di London biasa naik bus
untuk bepergian. Kadang-kadang ia membayar
ongkosnya langsung pada sopir bus (bukan
kondektur). Suatu kali ia membayar ongkos bus,
lalu segera duduk setelah menerima kembalian dari
sopir. Setelah dia hitung, ternyata uang kembalian
dari sopir ada kelebihan 20 sen. Ada niatan sang
imam untuk mengembalikan sisa kembaliannya itu
karena memang bukan haknya. Namun terlintas
pula dalam benaknya untuk tidak
mengembalikannya, toh hanya uang receh yg tak
begitu bernilai. Umumnya orang juga tak ambil
pusing dalam hal begini. Lagi pula, berapa sen
pula yang didapat sang sopir karena sisa
pembayaran penumpang yg tidak dikembalikan
oleh kebanyakan sopir karena hanya receh, artinya
sopir tidak rugi kalau ia tdk mengembalikan receh
20 sen itu. Bus berhenti di halte pemberhentian
sang imam. Tiba-tiba sang imam berhenti sejenak
sebelum keluar dr bus, sembari menyerahkan uang
20 sen kpd sopir dan berkata,"ini uang Anda,
kembalian Anda ada kelebihan 20 sen yg bukan
hak saya". Sang sopir mengambilnya dengan
tersenyum dan berkata, "Bukankah Anda imam
baru d kota ini? Saya sdh lama berpikir untuk
mendatangi Masjid Anda demi mengenal lebih jauh
ttg Islam, maka sengaja saya menguji Anda
dengan kelebihan uang kembalian tsb. Saya ingin
tahu sikap Anda. "Saat sang imam turun dari bus,
kedua lututnya terasa lemas dan hampir jatuh ke
tanah, hingga ia berpegangan pada tiang yang
dekat dengannya dan bersandar. Pandangannya
menatap ke langit dan berkata, "Ya Allah, hampir
saja saya nenjual Islam hanya dengan 20 sen
saja." (al-Brithani wa amaanatul Imam, Ahmad
Khalid al-Utaiby). Maka berdakwah tak hanya
dengan dalil, tapi juga dengan akhlak, agar jangan
sampai orang-orang menjauh dr Islam krn perilaku
kita yang justru tak sejalan dengan apa yg Islam
gariskan. ALLAHUAKBAR.

gambar kerja lengkap